Pembagian Fungsi Kawasan Dengan Overlay ‘Union’ Arcgis 10

Posted on January 20, 2012

4



Bumi tempat kita tinggal bukanlah sebuah ruang ciptaan Allah SWT yang sama persis bentuk dan karakternya, bumi itu hamparan yang bervariasi dengan karakter yang berbeda, perbedaan karakter inilah yang meharuskan kita untuk bisa membagi ruang-ruang tersebut berdasarkan fungsi terbaik mereka masing, fungsi ruang tersebut di bagi berdasarkan karakteristik mereka masing-masing. Kesalahan menempatkan fungsi membuat kita akan menuai banyak masalah bahkan bencana.
Pembagian fungsi kawasan merupakan hal yang paling perlu dilakukan dalam memulai perencanaan ruang, kawasan atau wilayah untuk menciptakan keteraturan dan keselarasan, melakukan pembatasan-pembatasan kegiatan tertentu terhadap sebuah ruang yang karena kegiatan tersebut fungsi ruang itu akan berkurang atau akan kehilangan fungsinya. Pembagian fungsi lingkungan di mulai dengan melihat dan menelaah faktor lingkungan kawasan tersebut bagaimana kita melihat sebuah ruang atau wilayah berdasarkan daya dukung wilayah tersebut, kita tidak boleh menilai bahwa ruang itu sama dalam pengelolaannya, ada ruang yang berfungsi untuk menampung kegiatan kita, ada ruang yang berfungsi memberikan perlindungan terhadap ruang yang kita tempati ada pula ruang yang akan menyuplai kebutuhan pokok kita.
Fungsi ruang sebuah wilayah sangat berkaitan dengan 4 hal bencana, aktivitas manusia, makanan dan air bersih. Pembagian fungsi ruang pada dasarnya bertujuan agar manusia dapat beraktivitas dengan baik terhindat dari bencana, memiliki suplai makanan yang baik dan ketersediaan air bersih yang melimpah.
Maka pembagian fungsi ruang harus mengacu pada data- data lingkungan seperti kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, aliran sungai, dan data lingkungan lain
Pada tulisan ini kita akan mencoba membuat analisis dan peta pembagian fungsi kawasan dengan menggunakan 3 data yaitu kemiringan lereng, jenis tanah dan curah hujan. Ketiga data ini akan di analisis dengan mengunakan tools union overlay analysis dengan menggunakan software ArcGIS 10
Pada tulisan ini digunakan metode pembagian fungsi kawasan berdasarkan SK Menteri Pertanian No 83/Kpts/Um/8/1981

12

tutorial lengkap dapat di download pada link ini

bentuk data dapat dilihat pada peta berbasis exe pada link ini

SK Menteri Pertanian No 83/Kpts/Um/8/1981 dapat dilihat pada link ini