Peta RTRW Sulawesi Selatan (berbasis exe)

Posted on August 2, 2011

1



Sekilas mengenai RTRW Prov Sulawesi Selatan

Menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Bab I Ketentuan Umum yang tercantum dalam Pasal 1 dijelaskan bahwa ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya. Selanjutnya pada Bab II tentang Asas dan Tujuan yang tercantum pada Pasal 2 dan Pasal 3 dijelaskan bahwa penataan ruang diselenggarakan berdasarkan azas keterpaduan, keserasian, keselarasan dan keseimbangan, berkelanjutan, keberdayaan dan keberhasil-gunaan, keterbukaan, kebersamaan dan kemitraan, perlindungan kepentingan umum, kepastian hukum dan keadilan, serta akuntabilitas. Sedangkan tujuan umum penataan ruang adalah untuk mewujudkan wilayah Nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional. Untuk mencapai tujuan sebagaimana yang diharapkan dalam Undang Undang tersebut, maka dalam penataan ruang harus tercipta keharmonisan antara lingkungan alam dengan lingkungan buatan, keterpaduan dalam penggunaan sumberdaya alam dengan sumberdaya buatan dengan memperhatikan sumberdaya manusia, serta perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap

lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Sementara itu, penataan ruang sebagaimana yang telah diamanahkan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, Pemerintah Daerah memiliki kewenangan dalam hal mengatur wilayahnya termasuk kewenangan dalam mengatur penataan ruangnya. Penataan ruang merupakan proses perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang suatu wilayah. Perencanaan tata ruang dipakai sebagai pedoman untuk mengarahkan dan mengendalikan pemanfaatan ruang secara optimal dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat saat ini dan generasi mendatang, baik pemanfaatan ruang yang dilakukan oleh pemerintah, pengusaha swasta maupun masyarakat. Sementara itu, proses globalisasi yang sudah mulai merembet pada setiap sektor sistem kegiatan, menyebabkan diperlukannya integrasi wawasan global dalam mengelola pembangunan wilayah oleh para pengelola daerah. Pola-pola perdagangan bebas dengan pendekatan kawasan (free trade zone), perlu dipertimbangkan karena dapat berdaya ungkit besar dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk pembangunan daerah.

Maksud penyusunan RTRWP Sulsel yang berdaya guna, berhasil guna dan tepat guna sebagai pedoman dalam penyusunan rencana yang lebih rinci dan operasional, agar dapat menjadi pedoman atau acuan untuk:
a) Penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah provinsi (RPJMDP) dalam kurun waktu Tahun 2008~2028;
b) Pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang lintas wilayah kabupaten kota dan pembangunan prasarana wilayah Provinsi Sulsel;
c) Perwujudan keterpaduan, keterkaitan, dan keseimbangan perkembangan antar wilayah kabupaten kota, serta keserasian antar sektor;
d) Penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi;
e) Penataan ruang kawasan strategis provinsi; dan
f) Penataan ruang wilayah kabupaten dan kota.

Tujuan umum penataan ruang wilayah Provinsi adalah untuk menata ruang wilayah Sulawesi Selatan termasuk pesisir dan pulau-pulau kecilnya menjadi simpul transportasi, industri, perdagangan, pariwisata, permukiman, pertanian, lumbung pangan, serta untuk meningkatkan kualitas lingkungan daerah aliran sungai, secara sinergis antar sektor maupun antar wilayah, partisipatif, demokratis, adil dan seimbang, dalam sistem tata ruang wilayah Nasional, yang bermuara pada proses peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya warga Sulawesi Selatan secara berkelanjutan.
Tujuan khusus penyusunan RTRWP Sulsel adalah untuk:
a. mengembangkan fungsi Sulawesi Selatan sebagai simpul transportasi, industri, perdagangan dan konvensi;
b. mengarahkan peran Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan dengan mengarahkan pengembangan agrobisnis dan agroindustri khususnya komoditi-komoditi unggulan Sulawesi Selatan, yang sekaligus sebagai penggerak ekonomi rakyat;
c. mengarahkan pengembangan kawasan serta prasarana wisata budaya, wisata alam, wisata bahari, wisata agro, maupun wisata belanja;
d. memulihkan daya dukung lingkungan, terutama DAS kritis sebagai dukungan proaktif terhadap fenomena perobahan iklim dunia, dengan menciptakan keseimbangan pemanfaatan ruang antara kawasan lindung dengan kawasan budidaya dalam satu ekosistem darat, laut dan udara, serta terpadu antara wilayah Kabupaten/kota;
e. meningkatkan sinergitas, efektifitas dan efisiensi penataan ruang lintas sektor dan lintas wilayah Kabupaten/kota yang konsisten dengan kebijakan Nasional dan daerah, termasuk pengembangan prasarana wilayah sesuai daya dukung wilayahnya;
f. secara khusus mengarahkan penataan ruang wilayah pesisir dan kepulauan menjadi lebih produktif, lebih terpenuhi pelayanan sosial, ekonomi dan budaya, serta lebih terlayani sistem transportasi, informasi dan komunikasi agar terbangun ekonomi wilayah kelautan secara terpadu dan berkelanjutan;
g. menjadi dasar bagi penyusunan rencana yang bersifat lebih operasional dalam pembangunan dan pemanfaatan ruang di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan seperti penyusunan RTRW Kabupaten/Kota, perencanaan kawasan strategis Provinsi, penyusunan RPJMD Provinsi;
h. menciptakan kepastian hukum dalam pemanfaatan ruang yang akan merangsang partisipasi masyarakat;
i. penetapan lokasi dan fungsi ruang untuk investasi;
j. menjadi pedoman bagi aparat terkait dalam hal pengendalian pemanfaatan ruang, baik melalui pengawasan, perizinan dan penertiban.

Data Mengenai RTRW ini adalah data yang cukup penting bagi kalangan mahasiswa, LSM, dan para peneliti lainnya, tp karena keterbatasan akses terhadapa data utamanya data peta RTRW Prov Sulawesi Selatan kami mencoba menjembatani dengan membuat data peta RTRW Prov Sulawesi Selatan yang berformat GIS (.shp) menjadi data yang berbentu exe jadi bagi teman-teman mahasiswa dan pihak lainnya yang tidak memiliki kemampuan gis juga dapat mempergunakan data yang kami sajikan ini, tp karena alasan tertentu data dalam peta ini kami hanya bisa memberikannya selama 2 bulan saja (hingga akhir september 2011). setelah 2 bulan bisa membuhubungi kami untuk menanyakan apakah data terebut bisa dimiliki tanpa batasan waktu

adm sulsel

Langsung saja untuk data peta kami akan memberikan 7 data peta

1. Peta Administrasi Prov Sulawesi Selatan

2. Peta Perhubungan Prov Sulawesi Selatan

3. Peta Landuse dan Komoditi Unggulan Prov Sulawesi Selatan

4. Peta Kawasan Andalan Prov Sulawesi Selatan

5. Peta Kawasan hutan Prov Sulawesi Selatan

6. Peta Energi dan Telekomunikasi Prov Sulawesi Selatan

7. Peta Blok Migas Prov Sulawesi Selatan

Pembagian kategori peta tersebut berdasarkan inisiasi kami yang di dasarkan pada peta RTRW Prov. Sulawesi Selatan berformat gis (.shp)